mesothelioma survival rates,structured settlement annuity companies,mesothelioma attorneys california,structured settlements annuities,structured settlement buyer,mesothelioma suit,mesothelioma claim,small business administration sba,structured settlement purchasers,wisconsin mesothelioma attorney,houston tx auto insurance,mesotheliama,mesothelioma lawyer virginia,seattle mesothelioma lawyer,selling my structured settlement,mesothelioma attorney illinois,selling annuity,mesothelioma trial attorney,injury lawyer houston tx,baltimore mesothelioma attorneys,mesothelioma care,mesothelioma lawyer texas,structered settlement,houston motorcycle accident lawyer,p0135 honda civic 2004,structured settlement investments,mesothelioma lawyer dallas,caraccidentlawyer,structured settlemen,houston mesothelioma attorney,structured settlement sell,new york mesothelioma law firm,cash out structured settlement,mesothelioma lawyer chicago,lawsuit mesothelioma,truck accident attorney los angeles,asbestos exposure lawyers,mesothelioma cases,emergency response plan ppt,support.peachtree.com,structured settlement quote,semi truck accident lawyers,auto accident attorney Torrance,mesothelioma lawyer asbestos cancer lawsuit,mesothelioma lawyers san diego,asbestos mesothelioma lawsuit,buying structured settlements,mesothelioma attorney assistance,tennessee mesothelioma lawyer,earthlink business internet,meso lawyer,tucson car accident attorney,accident attorney orange county,mesothelioma litigation,mesothelioma settlements amounts,mesothelioma law firms,new mexico mesothelioma lawyer,accident attorneys orange county,mesothelioma lawsuit,personal injury accident lawyer,purchase structured settlements,firm law mesothelioma,car accident lawyers los angeles,mesothelioma attorneys,structured settlement company,auto accident lawyer san francisco,mesotheolima,los angeles motorcycle accident lawyer,mesothelioma attorney florida,broward county dui lawyer,state of california car insurance,selling a structured settlement,best accident attorneys,accident attorney san bernardino,mesothelioma ct,hughes net business,california motorcycle accident lawyer,mesothelioma help,washington mesothelioma attorney,best mesothelioma lawyers,diagnosed with mesothelioma,motorcycle accident attorney chicago,structured settlement need cash now,mesothelioma settlement amounts,motorcycle accident attorney sacramento,alcohol rehab center in florida,fast cash for house,car accident lawyer michigan,maritime lawyer houston,mesothelioma personal injury lawyers,personal injury attorney ocala fl,business voice mail service,california mesothelioma attorney,offshore accident lawyer,buy structured settlements,philadelphia mesothelioma lawyer,selling structured settlement,workplace accident attorney,illinois mesothelioma lawyer

Menimbang Antara Ego Ayah dan Masa Depan Anak

banner curhatan tidak perlu

Beberapa hari ini saya memikirkan ulang keputusan saya untuk membawa anak ke Maba. Besok pagi saya akan terbang ke Makassar, malam ini saya mulai perjalanan dari Maba. Di Makassar nanti, saya berencana membicarakan ini dengan istri dan orang tua saya. Keputusan ini terlalu besar untuk saya buat sendirian, meskipun keinginan itu berasal dari dalam diri saya sendiri.

Beberapa teman saya menentang rencana ini. Alasannya terdengar masuk akal: kualitas pendidikan di desa tentu tidak sebanding dengan di kota. Mereka bilang, saya akan menyusahkan diri sendiri, karena jika sewaktu-waktu ada panggilan mendadak keluar kota, saya tidak bisa bergerak bebas kalau ada anak yang harus saya urus sendirian. Saya dengarkan semua itu dengan kepala dingin. Tapi tetap saja, hati saya punya jawabannya sendiri.

Saya ingin menjadi ayah. Bukan hanya ayah secara administratif. Saya ingin menjadi sosok ayah yang hadir. Selama saya menjalani pendidikan, saya kehilangan momen-momen penting sebagai ayah karena kesibukan yang luar biasa. Ibunya anak saya sekarang sedang menjalani pendidikan juga, dan waktunya lebih terkuras dari saya. Saya merasa inilah momen terbaik bagi saya untuk menebus ketidakhadiran saya selama ini.

Namun, saya tidak bisa menampik satu pertanyaan yang muncul dalam perenungan saya: apakah ini benar-benar demi anak saya? Atau hanya bentuk lain dari ego saya—keinginan untuk "menjadi ayah" versi saya, di waktu saya, dengan cara saya? Ego saya ingin membentuk dia, membesarkan dia, menemani dia tumbuh. Tapi ego ini mungkin tidak selalu selaras dengan yang terbaik bagi anak saya.

Olahraga dan Kejutan Dari Seorang Teman

Berpindah ke hal yang sama sekali tidak terkait—belakangan ini saya rutin jalan pagi. Niat utamanya adalah memperbaiki insomnia dan menurunkan resting heart rate. Sebelumnya, saya bisa lari tanpa henti selama 17 menit. Setelah itu napas saya habis, dan harus lanjut jalan kaki. Tapi sejak bulan lalu, saya mulai ikut jalan pagi bareng salah satu dokter residen penyakit dalam yang sedang stase di Maba. Dia sedang menjalani misi pribadi: menurunkan berat badan. Kami jalan 10 km hampir setiap hari—kadang 5 km pagi dan 5 km sore, kadang absen kalau hujan.

Saya ikut awalnya karena kasihan, dia nggak bisa lari. Tapi lama-lama saya sadar: jalan pagi ini justru lebih pas untuk target kesehatan saya. Dan hasilnya nyata. Resting heart rate saya turun sekitar 5 denyut per menit. Durasi lari non-stop saya meningkat menjadi 75 menit. Saya berutang rasa terima kasih kepada dia karena sudah mengajak saya iseng-iseng awal bulan lalu.

Yang bikin saya lebih terkejut, teman saya ini ternyata punya ambisi besar: ingin jadi Menteri Kesehatan. Dan jalannya menuju ke sana... memang terbuka. Dia beneran punya peluang. Dia bukan sekadar bermimpi, dia bahkan sudah punya fondasinya, meskipun jika tujuan ini diseriuskan tetap akan memakan banyak sumber daya juga. Ironisnya, dia termasuk yang paling keras menolak rencana saya membawa anak ke Maba. Mungkin karena dia melihat dari perspektif yang berbeda. Mungkin juga karena dia punya ambisi besar dan tahu pengorbanan seperti apa yang dibutuhkan untuk mengejar cita-cita itu.

Dan saya? Saya masih bertanya-tanya: apakah saya sedang berkorban untuk anak saya, atau saya sedang menyusun ulang mimpi yang tertunda demi perasaan bersalah atas masa lalu?

Posting Komentar