
Aneh ya, ternyata saya butuh rasa sedih untuk bangun
Seharian ini saya berusaha untuk tidak lemas. Setelah delapan hari berjalan di bulan April, saya merasa sudah waktunya kembali menjadi versi diri saya yang lebih baik. Beberapa waktu terakhir, saya terlalu tertekan dengan urusan jadwal makan anak, sampai-sampai energi saya untuk melakukan hal lain ikut hilang.
Hari ini saya mencoba memperbaiki ritme. Saya mandi pagi, tetap berangkat ke rumah sakit meskipun tidak ada operasi atas nama saya, minum kopi, sarapan—semua hal yang secara teori seharusnya membuat saya lebih awake. Tapi ternyata tidak. Selain urusan “operasi” dan sensasi “hampir terlambat,” hal-hal lain tidak cukup kuat untuk membangunkan saya secara mental.
Siang harinya, saya teringat sesuatu yang dulu sering bekerja dengan baik: rasa sedih.
Iya, rasa sedih.
Sejak usia belasan hingga pertengahan dua puluhan, saya punya kecenderungan menikmati lagu-lagu sedih. Lebih spesifik lagi, lagu-lagu tentang laki-laki yang tidak mendapatkan perempuan yang ia inginkan—pathetic man sad songs. Anehnya, playlist itu justru membuat saya lebih hidup. Hari ini saya coba putar kembali, dan hasilnya sama: saya merasa lebih awake, bahkan lebih berenergi.
Padahal, secara konteks hidup, saya sudah tidak lagi relevan dengan playlist itu. Hari ini, saya sudah menjalani pernikahan selama sewindu dengan satu-satunya perempuan yang pernah mengatakan “yes” pada lamaran saya—yang waktu itu bahkan saya ucapkan setengah bercanda. Sekarang, saya mencintainya, dan menerimanya sebagai pasangan hidup saya sepenuhnya.
Mungkin versi diri saya di masa lalu—yang dekat dengan rasa sedih itu—memiliki energi yang lebih besar dibandingkan saya yang sekarang. Dan hari ini, saya menyadari bahwa yang saya butuhkan bukanlah kesedihannya, tetapi energi yang dulu datang bersamanya.
Lucunya, untuk hal yang cukup sederhana: menyelesaikan pekerjaan rumah.
Pada akhirnya, mungkin kami—saya yang sekarang dan saya yang dulu—adalah dua individu yang berbeda, hanya kebetulan berada dalam tubuh yang sama, di waktu yang berbeda.
Posting Komentar